Showing posts with label random thoughts. Show all posts
Showing posts with label random thoughts. Show all posts

Friday, August 7, 2009

Makeover

BEFORE



AFTER

Made by: Soetji & Angelika
07.08.09

Monday, August 3, 2009

?

??
Sorry for another pointless post.

Friday, July 3, 2009

.........again?


Relationships are like glass.
Sometimes it's better to leave them broken than to hurt yourself trying to put it back together.



I hate you. I do.

Tuesday, June 2, 2009

Crack crack

Nothing last forever but be honest babe, it hurts but it may be the only way.


Thankyou, thankyou, thankyous
:"(

Saturday, May 16, 2009

Calon anak gua entar

Haloooooooooooooooooooooooooo
The first, I wanna say: HAPY BIRTHDAY TO MEEEEEEEE!!
Haha telat banget, tapi bukankah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali bukan?


***


Oke lanjut, yang kedua beberapa hari yang lalu Nabila merekomendasikan blog ini sama gue. Fashion blog gitu, tapi yang bikin gue salut, umurnya baru 10tahun men, tapi udah se-stylish ini. Pengen gue rampok deh lemarinya.
Here's some of her picts:

selanjutnya, liat sendiri di blognya langsung!

Monday, May 4, 2009

"Sudah berdoa? Semoga surga seindah yang kau kira, dan... sayonara."

Post an kali ini gue kutip dari notesnya Haris, bukan ngutip sih, lebih tepatnya copy-paste atau yang lebih mudahnya bilang: ngebajak. Emang bener-bener dah penduduk Indonesia paling demen ngebajak punya orang.
Dari dulu gue minta ijin buat re-post. Tapi gak dapet ijin ama dia, pedit amat bocah. Hingga suatu hari dia mengijinkan gue untuk memajang notesnya di blog gue.
Ayo dibaca, it's keeeeeeeeeewl


"Cklek," dan kau tak bisa berbuat apa-apa. Kau berada di sebuah ruangan kotor dan terduduk dengan tangan terikat di kursi kayu yang tidak terpakai selama 8 tahun. Ini bukan seperti cerita fiktif di film-film, dimana kau akan menemukan pecahan kaca dan segera memotong tali tambang setebal 1cm yang mengikat tanganmu. Kau tak bisa berbuat apa-apa selain menangis, berteriak, bertanya "Kenapa?!" dan berusaha melepas ikatan di tanganmu yang sebenarnya, tak bisa dilepas meskipun kau berusaha sekuat apapun.

Di dalam ruangan terkutuk dimana kau terikat, tak ada sesuatu maupun seseorang yang bisa menolongmu melepas ikatan keras di tanganmu dan membantumu kabur. Hanya ruangan kotor dengan 2 jendela kecil yang berjarak 3 meter belakangmu, sebuah kursi usang yang kau duduki, sebuah lampu meja biliar yang menerangimu dari atas kepalamu, sebuah lemari penuh debu yang berisi botol-botol minuman keras di sebelah kirimu, dan seorang pembunuh yang mengarahkan pistol 9mm miliknya di depanmu. Ingin berteriak minta tolong? Silakan. Takkan ada seorang pun yang akan mendengar teriakanmu kecuali si pembunuh yang hanya menganggapmu sebagai bangkai tikus yang terbaring di jalan sempit.

Apa yang bisa kau lakukan? Yang bisa kau lakukan hanyalah menunggu keputusan yang dibuat oleh si pembunuh dengan "senyum manis"-nya itu. Apakah dia akan mengatakan, "Sudah berdoa? Semoga surga seindah yang kau kira, dan... sayonara." BLAM! sebuah peluru melubangi kepala yang didalamnya hanya berisi gumpalan sampah yang kau namakan otak itu, atau, dia akan mengatakan, "Aku tidak akan membunuhmu. Aku membutuhkanmu. Ikuti aku." dan kau mengikuti si pembunuh demi keselamatan dirimu sendiri yang tidak berharga itu.

Ketika seorang pembunuh mengarahkan pistolnya tepat ke depan wajahmu. Tak ada yang bisa kau lakukan. Itulah keadaan dimana kau berada sekarang. Tak ada yang bisa kulakukan, tak ada apapun yang bisa menolongku. Aku hanya bisa menunggu keputusan yang dibuat oleh si pembunuh yang menentukan hidup dan matiku. Apa yang akan si pembunuh lakukan? Apa yang akan si pembunuh lakukan? Oh, tidak! dia meletakkan jari telunjuknya pada pelatuk pistol brengsek itu. Aku memohon, mengeluarkan berjuta-juta kalimat agar aku tidak dibunuh oleh si pembunuh yang mungkin akan segera mengakhiri hidupku dalam kurun waktu 1 menit lagi. Aku mencoba sekuat tenaga melepas ikatanku, bagai mencoba menghancurkan tembok hanya dengan jari kelingkingku. Dan aku hanya membuat darah keluar semakin banyak dari kedua pergelangan tanganku.

Ketika seorang pembunuh mengarahkan pistolnya tepat ke depan wajahku. Aku tak bisa berbuat apa-apa selain menangis, berteriak, bertanya "Kenapa?!" dan berusaha melepas ikatan di tanganku yang sebenarnya, tak bisa dilepas meskipun aku berusaha sekuat apapun. Aku hanya bisa menunggu keputusan yang dibuat oleh si pembunuh. Dan apakah keputusan si pembunuh? Si pembunuh membisikkan sebuah kalimat ke telingaku,
"Sudah berdoa? Semoga surga seindah yang kau kira, dan... sayonara."

Wednesday, April 29, 2009

What's in a name?

".............That which we call a rose
By any other name
Would smell as sweet"


Sebuah ungkapan dalam cerita Romeo dan Juliet, kisah percintaan sepanjang abad buah pena pujangga Inggris William Shakespeare. Mungkin inilah ungkapan paling terkenal yang pernah ada tentang nama.

Tapi enggak bagi nyokap gue. Kira-kira seminggu yang lalu, nyokap gue diramal sama orang. FYI, rumah gue lumayan terkenal 'spooky' dikalangan tetangga, sanak udara dan teman sepermainan. Jadi ceritanya terjadilah (kira-kira) percakapan sebagai berikut antara sang peramal dan nyokap gue:

Peramal: Nama anaknya siapa, Bu?
Emak: Suci Puti Melati
Peramal: Wah, mendingan namanya diganti aja.
Emak: Loh kenapa emangnya Bu? Itu nama pemberian bapaknya.
Peramal: Iya, kalo enggak lebih baik jangan dipanggil Suci atau Puti, panggil nama belakangnya aja, Melati gitu.
Emak: Emang kenapa?
Peramal: Iya, anak ibu sebenernya gak bagus tinggal lama-lama disini (rumah yang sekarang gue tempatin), anaknya gak kuat Bu. Makanya suka sakit-sakitan. Iyakan?
Emak: Eh...iya si Bu. Anaknya emang suka sakit-sakitan.
Peramal: Kan, nama itu sedikit/banyak berpengaruh loh Bu.

...

DAN NYOKAP GUE PERCAYA!

Karna nama 'Melati' itu kepanjangan, sulit dilafalkan dan lagipula gue juga gak mau dipanggil 'Melati' karna bagi gue terdengar seperti nama kelas hotel tempat mesum, jadi emak gua memutuskan untuk memanggil gue dengan nama Melly, Imel, atau.................... Amel????!!^#$%@%@.
Astaghfirullah maaak, itu dosa mak, itu musyrik namanya.
Sudahlah, sekian.



Salam.
Melly k1yUtZz bEUdDh

Cakep bener dah

Dulu......


dan sekarang..........


Dulu.......

dan sekarang.........
dulu............
sekarang...............
dulu..............
sekarang................

AAAAAAAAAAA DAKOTA FANNING!!!

Perfect person


Perfection is, broadly, a state of completeness and flawlessness.

Emang udah sifat dasar manusia yang gak pernah puas sama apa yang udah dia dapetin. Bagus, kalo itu jadi motivasi untuk terus berusaha lebih baik lagi.
Tapi coba jangan selalu lihat keatas, lihat orang-orang dibawah lo, masih banyak orang yang gak seberuntung lo.



It seems that you've got it all. Good family, good friends, good life. What else could you ask for?
You're (almost) perfect, be grateful.

Monday, April 20, 2009

Update yang berantakan

Pernah gak lo kepikiran buat ngelakuin sesuatu yang berguna buat diri lo, keluarga, agama, bangsa dan negara?
Gue pernah, gue sering, sayang cuma kepikiran doang tapi gak pernah diaplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari.

Kaget juga tiba-tiba seseorang ngomong gini:
"Hidup untuk apa kalo mati juga pada akhirnya hanya meninggalkan jasad. Dikubur, habis dimakan cacing. Dan setelahnya? Kenanganmu lambat laun akan tertelan bumi seiring dengan jasadmu."

Nelangsa.
Tapi gue lagi males bahas yang beginian. So, enough.



***



Anyway, gue lagi libur panjaaaaaaaaang banget looowh berhubung kelas 12 lagi pada UAN. Libur yang selama masa sekolah sangat gue nantikan kini datang beruntun.
Seru ye?
Apanye, yang ada guanya kolaps.


Eh iya kemaren tanggal 19 gue dateng ke acaranya NASA, CROPS di Museum Purna Bhakti Pertiwi.
Capeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek bok, rajin banget pula gue dateng dari jam 8 pagi kurang ampe malem, ampe acaranya bener-bener beneran selese. Padahal gue panitia bukan, peserta juga bukan. Gua cuma jadi tim hore nya 71, haha.
Yang paling gua demen, sorenya pas lagi break, dibawah payung besar, diiringi rintikan hujan, lagu mellow, petikan gitarnya Iki yang aduhai, suaranya Keshya, Uchy, Vissa dan seorang cowok yg gue lupa namanya siapa, mantaf, ah nampol benerrr sumpah.

Hmmm well..
Udah ah, besok pagi gue mau ke kedutaan besar jepang dalam rangka menunaikan tugas dari Shobur. Dan sorenya akan menghadiri pajamas party dirumahnya Lindry. Hope it will be fun!
Good night D, and y' all :-)